Setelah sekian lama kami menjalankan kebiasaan ini tanpa sadar kami bersyukur kepada Allah karena berkat tuntunanNya lah kami bisa melakukan kebiasaan ini.
Kebiasaan ini mudah dan saling menguntungkan bagi siapapun pelakunya baik dari pihak laki-laki maupun pihak perempuannya.
Kebiasaan ini sering kami lakukan sebelum tidur dan sudah berjalan cukup lama tanpa kami sadari.
Berawal dari suatu malam istri saya menceritakan mimpi buruknya secara tidak sengaja yakni ceritanya istri saya memimpikan jika suaminya didekati wanita lain huahahaha...
Akhirnya untuk menghibur istri saya maka saya mencoba manjain dia agar dia ga merasa cemburu dengan mimpinya itu, akhirnya setiap sebelum tidur saya membacakan beberapa doa sembari membisikannya melalui telinga kecilnya dan memeluknya agar dia tenang dalam tidurnya, doa itu antara lain:
1. Doa Sebelum Tidur
2. Ayat Kursi
3. An-Nas
4. Al-Falah
5. Al-Ikhlas 3x
Selesai membacakan doa itu mencium kening istriku.
Setelah bangun tidur kuangkat istriku (di bopong) bangun ke kamar mandi karena badannya yang kecil, ku masakkan air hangat karena dinginnya Bandung dan dia harus berangkat pagi ke sekolah naik angkot.
Di malam harinya ku tanyakan ke istriku apakah dia mimpi buruk lagi?? dan dengan senyum dia menjawab, "ga hehehe..." terus menerus rutinitas malam ini kami lakukan dengan keikhlasan di semuanya sudah berjalan rutinitas hingga sekarang.
Alhamdulillah saya bersyukur kepada Allah yang telah memberikan karunia rizky berupa keindahan doa setiap malamnya, dan berikan doa kami menuntun kami hingga mata ini terlelap dan terbangun dalam surgaMu.. amiiinnn...
Semoga bermanfaat bagi semuanya...
sebuah kehidupan akan tercatat dalam memory namun tak terbagi kehindahannya, maka sampaikan keindahan memory hidupmu untuk inspirasi, motivasi, dan kenangan bagi pembacanya.
Rabu, 24 April 2013
Jumat, 19 April 2013
Hati Merindukannya..
Pikiran menerawang bebas merencanakan masa depan namun terhenti ketika tersadar bahwa tidak sampai 3 bulan lagi akan kembali bertemu dengan bulan penuh berkah yakni Romadhon.
Jika saat saya masih muda (ngerasa tua ajah hehehe..) jadwal bertemu pacar rasanya ga sabaaaaaaarrr banget menunggu masa-masa bertemu sang kekasih. Namun, kini kekasih yang sudah ku tunggu-tunggupun akan datang.
Hati ini merasa tak sadar ketika sudah akan bertemu kekasih namun tak ada spesial dariku untuk menyambutnya tapi ku yakin belum terlambat. Ayoo persiapkan bertemu sang kekasih hati. Yang masih punya hutang di tahun lalu ayoo lunasi, yang masih belum sadar bahwa sang kekasih mau datang "ayoooo sadarrrrr".
3 Bulan tu sebentar lhoo... Siapkan petasan dalam hati agar meriah menyambut kedatangannya, siapkan "padusan" agar bersihnya jasmani ini, siapkan santan untuk berbuka dengan yang manis, siapkan lagi al-quran yang sudah sangat lama berdebu di tumpukan buku terbawah, dan bersihkan sajadah untuk menemani sujud kita, siapkan secangkir kopi menemani tadarus malam kita dan ayoooo berlomba-lomba memberikan yang terbaik bagi kedatangan kekasih kita..
"Ya Allah, jika Kau menakdirkanku berumur tak sepanjang kedatangan bulan romadhon maka beri kesempatan hamba untuk menemuinya tahun ini, dan jika tahun ini menjadi tahun terakhir hamba menemuinya mohon berikan pertemuan ini pertemuan terbaikku, dan jika Kau masih memberiku banyak kesempatan untuk bertemu ditahun-tahun depan maka jangan Kau lalaikan aku untuk tetap menjadikan spesial disetiap kehadirannya" Amiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnn....
Jika saat saya masih muda (ngerasa tua ajah hehehe..) jadwal bertemu pacar rasanya ga sabaaaaaaarrr banget menunggu masa-masa bertemu sang kekasih. Namun, kini kekasih yang sudah ku tunggu-tunggupun akan datang.
Hati ini merasa tak sadar ketika sudah akan bertemu kekasih namun tak ada spesial dariku untuk menyambutnya tapi ku yakin belum terlambat. Ayoo persiapkan bertemu sang kekasih hati. Yang masih punya hutang di tahun lalu ayoo lunasi, yang masih belum sadar bahwa sang kekasih mau datang "ayoooo sadarrrrr".
3 Bulan tu sebentar lhoo... Siapkan petasan dalam hati agar meriah menyambut kedatangannya, siapkan "padusan" agar bersihnya jasmani ini, siapkan santan untuk berbuka dengan yang manis, siapkan lagi al-quran yang sudah sangat lama berdebu di tumpukan buku terbawah, dan bersihkan sajadah untuk menemani sujud kita, siapkan secangkir kopi menemani tadarus malam kita dan ayoooo berlomba-lomba memberikan yang terbaik bagi kedatangan kekasih kita..
"Ya Allah, jika Kau menakdirkanku berumur tak sepanjang kedatangan bulan romadhon maka beri kesempatan hamba untuk menemuinya tahun ini, dan jika tahun ini menjadi tahun terakhir hamba menemuinya mohon berikan pertemuan ini pertemuan terbaikku, dan jika Kau masih memberiku banyak kesempatan untuk bertemu ditahun-tahun depan maka jangan Kau lalaikan aku untuk tetap menjadikan spesial disetiap kehadirannya" Amiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnn....
Jumat, 05 April 2013
Ilmu TIN
Sudah hampir 4 tahun lepas dari almamaterku TIN-IPB ternyata banyak ilmu dari dosen2 TIN yang saya aplikasikan dalam perjalanan karir saya. Ilmu dasar dari pertanian yang saya pelajari menjadikan dasar pijakan teori untuk mengenal siapakah jagung? dan bagaimana mengelolanya? dari ilmu dasar itu saya jadi bisa mengenal bagaimana cara menumbuhkan sebiji jagung dan bagaimana saya harus merawatnya agar memiliki pertumbuhan yang normal dan menghasilkan produksi yang maksimal.
Setelah mengenal dari dasar bercocok tanam mulailah menerapkan ilmu lain yakni penanganan pasca panen. dari ilmu pengenalan bahan pertanian membuatku mengerti bagaimana cara menangani buah jagung yang memiliki karakteristik tertentu.
Selain itu saya juga menerapkan ilmu pengolahan pasca panen dan distribusi, dari mekanisasi pertanian saya bisa menerapkan bagaimana memanen yang benar sehingga tidak kehilangan produktifitas dari tanaman itu secara berlebihan. Setelah ilmu pasca panen saya mencoba menerapkan ilmu managemen dari kuliah SC saya di FEM seperti tata niaga, managemen bisnis, hingga managemen pemasaran yang saat itu dapat nilai D gara2 ga lengkap absennya hehehe...
Sungguh komplek ilmu yang sudah kita terima dari sejak masa kita memulai belajar dari TK-S1/S2 bahkan mungkin ada yang mengejar S3. Meskipun tidak sejalan dengan almamater yang dulu pernah kita jalani ternyata "dasar" dari prinsip ilmu-ilmu tersebut dapat diterapkan dikehidupan kita dimanapun dan kondisi apapun, seperti dalam penerapan ilmu PIP (pengenalan ilmu pertanian) pada ilmu itu dipelajari bagaimana mengenal karakteristik tanaman, media tanam, dan lainnya itu semua saya terapkan kepada istri saya, bagaimana cara menanam istri saya huahahaha... salah... maksud saya bagaimana cara mengenal istri saya, memberinya pupuk (eh makan maksudnya), merawatnya agar tumbuh besar dan gemuk huahahaha...
Subhanallah sungguh mulianya dosen2 dan guru kita yang sudah memberikan secercah ilmunya kepada kita sekecil apapun insyaAllah akan menjadi amal jariyah bagi beliau2 kelak.
Kini bagi para sahabatku sekalian, mari kita amalkan ilmu2 yang telah diberikan kepada kita semoga bermanfaat dan berguna bagi khalayak ramai..
Semoga bermanfaat hehehe...
Setelah mengenal dari dasar bercocok tanam mulailah menerapkan ilmu lain yakni penanganan pasca panen. dari ilmu pengenalan bahan pertanian membuatku mengerti bagaimana cara menangani buah jagung yang memiliki karakteristik tertentu.
Selain itu saya juga menerapkan ilmu pengolahan pasca panen dan distribusi, dari mekanisasi pertanian saya bisa menerapkan bagaimana memanen yang benar sehingga tidak kehilangan produktifitas dari tanaman itu secara berlebihan. Setelah ilmu pasca panen saya mencoba menerapkan ilmu managemen dari kuliah SC saya di FEM seperti tata niaga, managemen bisnis, hingga managemen pemasaran yang saat itu dapat nilai D gara2 ga lengkap absennya hehehe...
Sungguh komplek ilmu yang sudah kita terima dari sejak masa kita memulai belajar dari TK-S1/S2 bahkan mungkin ada yang mengejar S3. Meskipun tidak sejalan dengan almamater yang dulu pernah kita jalani ternyata "dasar" dari prinsip ilmu-ilmu tersebut dapat diterapkan dikehidupan kita dimanapun dan kondisi apapun, seperti dalam penerapan ilmu PIP (pengenalan ilmu pertanian) pada ilmu itu dipelajari bagaimana mengenal karakteristik tanaman, media tanam, dan lainnya itu semua saya terapkan kepada istri saya, bagaimana cara menanam istri saya huahahaha... salah... maksud saya bagaimana cara mengenal istri saya, memberinya pupuk (eh makan maksudnya), merawatnya agar tumbuh besar dan gemuk huahahaha...
Subhanallah sungguh mulianya dosen2 dan guru kita yang sudah memberikan secercah ilmunya kepada kita sekecil apapun insyaAllah akan menjadi amal jariyah bagi beliau2 kelak.
Kini bagi para sahabatku sekalian, mari kita amalkan ilmu2 yang telah diberikan kepada kita semoga bermanfaat dan berguna bagi khalayak ramai..
Semoga bermanfaat hehehe...
Senin, 01 April 2013
Hidup Di Jakarta
Sudah lama mendengar keluh kesah dari berita tentang kemacetan ibu kota yang membuat setiap warga jakarta mau ga mau harus menjalani hidup di Jakarta demi kelangsungan kehidupannya.
Suatu hari saya mencoba berangkat ke jakarta karena ada keperluan pekerjaan. Banyak cerita yang membuat saya bersyukur dengan kehidupan saya di kampung sekarang ini.
Berangkat dari Bandung menuju Jakarta untungnya ada temen yang membawa mobil jadi sedikit tenang karena ga tahu jalan Jakarta yang notabene banyak peraturan bagi pengendaranya agar lancarnya lalu lintas ibu kota tersebut. Sesampainya dijakarta tepatnya pintu tol yang mau masuk jakarta (lupa namanya) sudah merasakan kemacetan tapi karena masih pagi ga seberapa macetnya.
Sampailah saya di kalibata city tempat temen. Setelah siang hari mulailah saya yang menyupiri menuju glodog tempat konsumen kami, ternyata berat banget jalan di jakarta, ga ada yang ngebut tapi mereka mainnya tipiiiisssss banget, dan uniknya yang hampir diserempetpun ga marah malah geleng2 kepala doank. dan pada setiap perjalanan bisa memakan waktu 3jam meskipun jaraknya deket padahal 3 jam itu bisa saja Bandung-Jakarta tapi ini didalam jakartanya sendiri bisa 3jam hmmm...
Kemudian kesulitan lainnya adalah mencari parkir dijakarta, wahh bener2 sepetak lokasi parkir cukup sulit. setelah ketemu konsumen pulanglah dan sampe dirumah bisa 3-4jam. kesulitan lain adalah menentukan waktu ibadah agar tidak terjebak macet dan terjebak aktifitas dijalan yang sulit untuk mencari mushola.
Dan yang lebih memberatkan hidup dijakarta adalah biaya hidup dan gaya hidupnya. untuk biaya hidup ternyata makan nasi uduk dan minum teh hangat seharga 16ribu. coba aja dikalikan 3 kali makan dan dikalikan 30 hari bisa mencapai jutaan yang jelas kalau gaji 3juta dijakarta ya susah nabungnyalah pokoknya hehehe.. belum gaya hidup sosialita (bener ga nih tulisannya) yang paling tidak di cwo itu yang dilihat adalah pakaian dan sepatu bermerk, gadget (bener ga nulisnya), accessories dari jam tangan atau kaca mata, parfum yang semerbak, hingga gaya bahasa gaul. hmmm....
Berat banget hidup dijakarta bagi orang kampungan sepertiku. maka syukuri aja apa yang sudah kita terima dari rezeki yang telah kita peroleh dan jangan ikut arus tapi buatlah arus sendiri sesuai dengan kemampuan kita, ga akan mati kok ketika kita salah gaya, salah kostum, selama kita tetap menjaga kesantunan.
Semoga bari kawanku yang ada dijakarta selamat berjuang disana dan bagi kawanku yang ada dikampung jangan berpikiran hidup anda ga ada gunanya di kampung tapi sapa tahu hidup anda paling berguna di kampung.
Semoga bermanfaat..
Suatu hari saya mencoba berangkat ke jakarta karena ada keperluan pekerjaan. Banyak cerita yang membuat saya bersyukur dengan kehidupan saya di kampung sekarang ini.
Berangkat dari Bandung menuju Jakarta untungnya ada temen yang membawa mobil jadi sedikit tenang karena ga tahu jalan Jakarta yang notabene banyak peraturan bagi pengendaranya agar lancarnya lalu lintas ibu kota tersebut. Sesampainya dijakarta tepatnya pintu tol yang mau masuk jakarta (lupa namanya) sudah merasakan kemacetan tapi karena masih pagi ga seberapa macetnya.
Sampailah saya di kalibata city tempat temen. Setelah siang hari mulailah saya yang menyupiri menuju glodog tempat konsumen kami, ternyata berat banget jalan di jakarta, ga ada yang ngebut tapi mereka mainnya tipiiiisssss banget, dan uniknya yang hampir diserempetpun ga marah malah geleng2 kepala doank. dan pada setiap perjalanan bisa memakan waktu 3jam meskipun jaraknya deket padahal 3 jam itu bisa saja Bandung-Jakarta tapi ini didalam jakartanya sendiri bisa 3jam hmmm...
Kemudian kesulitan lainnya adalah mencari parkir dijakarta, wahh bener2 sepetak lokasi parkir cukup sulit. setelah ketemu konsumen pulanglah dan sampe dirumah bisa 3-4jam. kesulitan lain adalah menentukan waktu ibadah agar tidak terjebak macet dan terjebak aktifitas dijalan yang sulit untuk mencari mushola.
Dan yang lebih memberatkan hidup dijakarta adalah biaya hidup dan gaya hidupnya. untuk biaya hidup ternyata makan nasi uduk dan minum teh hangat seharga 16ribu. coba aja dikalikan 3 kali makan dan dikalikan 30 hari bisa mencapai jutaan yang jelas kalau gaji 3juta dijakarta ya susah nabungnyalah pokoknya hehehe.. belum gaya hidup sosialita (bener ga nih tulisannya) yang paling tidak di cwo itu yang dilihat adalah pakaian dan sepatu bermerk, gadget (bener ga nulisnya), accessories dari jam tangan atau kaca mata, parfum yang semerbak, hingga gaya bahasa gaul. hmmm....
Berat banget hidup dijakarta bagi orang kampungan sepertiku. maka syukuri aja apa yang sudah kita terima dari rezeki yang telah kita peroleh dan jangan ikut arus tapi buatlah arus sendiri sesuai dengan kemampuan kita, ga akan mati kok ketika kita salah gaya, salah kostum, selama kita tetap menjaga kesantunan.
Semoga bari kawanku yang ada dijakarta selamat berjuang disana dan bagi kawanku yang ada dikampung jangan berpikiran hidup anda ga ada gunanya di kampung tapi sapa tahu hidup anda paling berguna di kampung.
Semoga bermanfaat..
Sabtu, 23 Maret 2013
Pengabdian Tiada Akhir
Saat ini mungkin banyak diantara kita yang sudah berkerja lebih dari 3tahun sehingga sudah berada pada titik pilihan antara loyalitas dan gaji.
Awal kita bekerja mungkin tuntutan masih tertuju pada gaji karena belum ada beban apa2 dalam kehidupan keseharian kita. Hingga berbetah-betahanlah kita dalam pekerjaan yang sudah kita geluti selama ini. Namun kini kehidupan terus meningkat, dari yang berawal single kini sudah beranjak mengenal pacaran, mengenal penampilan, fashion, hingga gaya hidup yang kerap kali ini memicu kita untuk mencari jenjang karir yang lebih tinggi dengan tujuan gaji agar kehidupan semakin meningkat. Ini manusiawi sekali dan lumrah apa lagi kita bekerja di swasta berbeda jika di PNS yang mana setiap beban hidupnya ada yang nanggung (pemerintah).
Bagi sahabatku sekalian yang berada pada titik ini (red, loyalitas vs money) mulailah berpikir logis karena dalam kehidupan ini menjalankan arti kehidupan itu sebuah pilihan dan keputusan yang mana setiap pilihan selalu ada konsekuensinya.
Maka carilah sisi positif yang lebih tinggi dari setiap pilihan kita, buatlah tabel pembanding antara memilih loyalitas dengan gaji. contoh: jika kita memilih loyalitas maka akan ada sisi negatif dan positifnya begitu juga jika kita memilih gaji maka akan ada sisi positif dan negatifnya.
Setelah membuat sebuah tabel pemilihan maka istiqorohkan kepada Allah karena Dialah yang memiliki kuasa atas segala hal yang kita inginkan. setelah itu tawakalkan kepada Allah dan tunggu keajaiban Allah.
Jangan pernah sesali pilihan yang sudah kita pilih dengan menanyakannya kepada Allah karena yakinlah pilihan Allah adalah pilihan yang terbaik bagi kita.. InsyaAllah..
Semoga bermanfaat bagi yang sedang galau.. hehehe...
Awal kita bekerja mungkin tuntutan masih tertuju pada gaji karena belum ada beban apa2 dalam kehidupan keseharian kita. Hingga berbetah-betahanlah kita dalam pekerjaan yang sudah kita geluti selama ini. Namun kini kehidupan terus meningkat, dari yang berawal single kini sudah beranjak mengenal pacaran, mengenal penampilan, fashion, hingga gaya hidup yang kerap kali ini memicu kita untuk mencari jenjang karir yang lebih tinggi dengan tujuan gaji agar kehidupan semakin meningkat. Ini manusiawi sekali dan lumrah apa lagi kita bekerja di swasta berbeda jika di PNS yang mana setiap beban hidupnya ada yang nanggung (pemerintah).
Bagi sahabatku sekalian yang berada pada titik ini (red, loyalitas vs money) mulailah berpikir logis karena dalam kehidupan ini menjalankan arti kehidupan itu sebuah pilihan dan keputusan yang mana setiap pilihan selalu ada konsekuensinya.
Maka carilah sisi positif yang lebih tinggi dari setiap pilihan kita, buatlah tabel pembanding antara memilih loyalitas dengan gaji. contoh: jika kita memilih loyalitas maka akan ada sisi negatif dan positifnya begitu juga jika kita memilih gaji maka akan ada sisi positif dan negatifnya.
Setelah membuat sebuah tabel pemilihan maka istiqorohkan kepada Allah karena Dialah yang memiliki kuasa atas segala hal yang kita inginkan. setelah itu tawakalkan kepada Allah dan tunggu keajaiban Allah.
Jangan pernah sesali pilihan yang sudah kita pilih dengan menanyakannya kepada Allah karena yakinlah pilihan Allah adalah pilihan yang terbaik bagi kita.. InsyaAllah..
Semoga bermanfaat bagi yang sedang galau.. hehehe...
Jumat, 15 Maret 2013
Sukses karena seorang Ibu
Dikutip dari FB temen
Ada dua hal yang membuat Dahlan Iskan menangis, pertama ketika ia melihat ibunya sakit dan meninggal sementara ia tidak bisa berbuat apa-apa, dan kedua setelah ia gagal membeli sepeda, karena ia berjanji pada ibunya akan membeli sepeda dengan tabungannya, pikiran Dahlan kecil saat itu adalah membuat ibunya bangga dengan kemampuannya membeli sepeda baru sendiri, tapi dia gagal kerna harus ganti sepeda temannya, dia menangis dan menulis surat pada ibunya yang sudah meninggal.
Dahlan Iskan akan menangis bila melihat seorang anak kehilangan ibunya, ada masa kecil Dahlan yang selalu mendesak ruang batinnya untuk menangis, yaitu : 'rasa kehilangan ibu'. Masa kecil dia disayang ibunya, dia bekerja ngangon kambing, nguli, sampai nyabit rumput yang bikin bahagia duit hasil nguli diberikan pada ibunya, ketika ibunya meninggal, inilah yang membuat dia berjanji harus menjadi 'orang', dan menjadi 'orang' berarti harus kerja keras.
Minggu kemarin Dahlan Iskan ke Hongkong, membuka acara pelatihan entepreneur untuk para TKW yang dibantu Bank Mandiri agar mereka bisa berusaha setelah bekerja di negeri yang jauh, tak dinyana tim Mandiri membawa seorang anak yang sudah lama ditinggal ibunya ke Hongkong untuk bekerja, anak itu berlari melihat ibunya dan memeluk erat-erat ibunya, anak itu menangis keras-keras, ibunya menangis, lalu adakah yang lebih besar dari sebuah kerinduan seperti kerinduan seorang ibu pada anaknya. Ibu yang terpaksa jauh dari anak untuk bekerja.
Ketika mereka berpelukan, Dahlan Iskan menangis..."Saya menangis inget ibu saya" kata Dahlan sesenggukan
-Anton DH Nugrahanto-.
Dahlan Iskan akan menangis bila melihat seorang anak kehilangan ibunya, ada masa kecil Dahlan yang selalu mendesak ruang batinnya untuk menangis, yaitu : 'rasa kehilangan ibu'. Masa kecil dia disayang ibunya, dia bekerja ngangon kambing, nguli, sampai nyabit rumput yang bikin bahagia duit hasil nguli diberikan pada ibunya, ketika ibunya meninggal, inilah yang membuat dia berjanji harus menjadi 'orang', dan menjadi 'orang' berarti harus kerja keras.
Minggu kemarin Dahlan Iskan ke Hongkong, membuka acara pelatihan entepreneur untuk para TKW yang dibantu Bank Mandiri agar mereka bisa berusaha setelah bekerja di negeri yang jauh, tak dinyana tim Mandiri membawa seorang anak yang sudah lama ditinggal ibunya ke Hongkong untuk bekerja, anak itu berlari melihat ibunya dan memeluk erat-erat ibunya, anak itu menangis keras-keras, ibunya menangis, lalu adakah yang lebih besar dari sebuah kerinduan seperti kerinduan seorang ibu pada anaknya. Ibu yang terpaksa jauh dari anak untuk bekerja.
Ketika mereka berpelukan, Dahlan Iskan menangis..."Saya menangis inget ibu saya" kata Dahlan sesenggukan
-Anton DH Nugrahanto-.
Senin, 11 Maret 2013
sok ngomong politik
Sejak dari jokowi berpolitik di kota tercinta saya (solo) sepak terjang jokowi selalu saya ikuti, hingga banyak cerita hebat dibalik sepak terjangnya didunia politik. Saya ikutin terus dari saat dicalonkan oleh PDIP menjadi gubernur jakarta hingga sekarang selalu saya ikuti melalui merdeka.com.
Jokowi yang berlatar belakang pengusaha menjadikan uang bukan tujuan hidupnya meskipun tentu dia selalu meraup keuntungan dari setiap usahanya, namun latar belakang ini membuat dia mencari faktor lain selain uang, jika manusia diuji oleh 3 hal: harta, tahta, dan wanita maka jokowi sedang di titik penggodaan "tahta" karena ketika harta tidak menjadi penghalangnya maka tahta yang terus dia tingkatkan sekarang.
Awalnya saya berpikir, "mana bisa orang kampung yang dulu memimpin warga kampung yang penuh dengan tata krama budaya kini harus memimpin suatu kota dengan managemen yang semrawut dan penuh dengan kewajaran untuk korupsi?" namun lambat laun itu semua dijawab oleh jokowi dengan bukti real. dari dipecatnya PNS yang suka usil dengan anggaran hingga sepat terjangnya yang gagah dengan program KJS nya dan masiiihhhhh banyak lagi..
Hmmmm... dipikir2 apa ya yang membuat jokowi tidak dikucilkan oleh semua PNS di jakarta?? malah DITAKUTI oleh PNS jakarta? hmm,,,
menurut saya karena ketulusan hati dalam memimpin maka semua yang hatinya kotor akan terkalahkan. ketika tulus hatinya dengan diiringi kekuatan jabatan maka semua program akan terlaksana dengan indah. coba deh kita pikirkan kepengurusan sebelum jokowi, "ada ga yang menarik untuk diikuti diberita? seperti program busway atau program lainnya?" tentu jawabannya biasa ajah.. namun program jokowi yang terlihat sederhana saja langsung naiiiiiiiiikkkkkkkkk dan diberitakan diberita2 nasional itu karena ketulusan program dan diterima oleh masyarakat dengan tulus maka mungkin sekarang berita2 mendampingi program itu untuk memberikan ion2 positif pada pendengarnya tentang ketulusan sebuah pekerjaan.
Semoga aura jokowi yang positif selalu memberikan semangat kerja yang positif juga bagi kita semua, amin...
Semoga bermanfaat heehehe...
Jokowi yang berlatar belakang pengusaha menjadikan uang bukan tujuan hidupnya meskipun tentu dia selalu meraup keuntungan dari setiap usahanya, namun latar belakang ini membuat dia mencari faktor lain selain uang, jika manusia diuji oleh 3 hal: harta, tahta, dan wanita maka jokowi sedang di titik penggodaan "tahta" karena ketika harta tidak menjadi penghalangnya maka tahta yang terus dia tingkatkan sekarang.
Awalnya saya berpikir, "mana bisa orang kampung yang dulu memimpin warga kampung yang penuh dengan tata krama budaya kini harus memimpin suatu kota dengan managemen yang semrawut dan penuh dengan kewajaran untuk korupsi?" namun lambat laun itu semua dijawab oleh jokowi dengan bukti real. dari dipecatnya PNS yang suka usil dengan anggaran hingga sepat terjangnya yang gagah dengan program KJS nya dan masiiihhhhh banyak lagi..
Hmmmm... dipikir2 apa ya yang membuat jokowi tidak dikucilkan oleh semua PNS di jakarta?? malah DITAKUTI oleh PNS jakarta? hmm,,,
menurut saya karena ketulusan hati dalam memimpin maka semua yang hatinya kotor akan terkalahkan. ketika tulus hatinya dengan diiringi kekuatan jabatan maka semua program akan terlaksana dengan indah. coba deh kita pikirkan kepengurusan sebelum jokowi, "ada ga yang menarik untuk diikuti diberita? seperti program busway atau program lainnya?" tentu jawabannya biasa ajah.. namun program jokowi yang terlihat sederhana saja langsung naiiiiiiiiikkkkkkkkk dan diberitakan diberita2 nasional itu karena ketulusan program dan diterima oleh masyarakat dengan tulus maka mungkin sekarang berita2 mendampingi program itu untuk memberikan ion2 positif pada pendengarnya tentang ketulusan sebuah pekerjaan.
Semoga aura jokowi yang positif selalu memberikan semangat kerja yang positif juga bagi kita semua, amin...
Semoga bermanfaat heehehe...
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)





