Tak terasa kini sudah satu tahun ku menjalani bersamanya, hidup membangun keluarga yang penuh dengan naik turunnya drama kehidupan.
Ada yang membuatku terharu dalam memperingati satu tahun perjalanan kita berdua, yakni dia meminta sebuah hadiah dari ku.
Hadiah yang sangat menyentuh hatiku karena
1. Harga
Sungguh mulianya hatimu wahai istriku, kau tak seperti apa yang ku bayangkan ternyata apa yang kau minta tak seberapa mahalnya untuk ku. Teringat saat mahar yang kau mintapun tak besar kini apa yang kau minta pun tak semahal dan masih sanggup ku penuhi. Semoga Allah memuliakan rezeki yang melimpah dan barokah bagimu.. amiiinnn...
2. Benda
Ku tahu umurmu tak seperti gadis-gadis kuliah yang mungkin memiliki kebutuhan untuk penampilan sangat besar dan bernilai namun kau hanya meminta pakaian muslim dan kerudung rabbani. Dalam hati ini sebenarnya hati ini menangis karena apa yang kau minta seharusnya kewajibanku untuk memberikanmu itu semua.
Kau meminta baju muslim yang menutupi aurotmu, kau meminta sesuatu yang tanpa sadar bahwa itu menguntungkan buatku karena jasmani dan rohanimu untukku bukan untuk laki2 lain yang mudah menatapmu.
Seharusnya tanpa kau minta ku harus memberikanmu pakaian itu namun kemuliaan hatimu. Dalam hati kenapa kau tak memilih lipstik yang akan memerahkan bibirmu dimata laki-laki lain, kenapa kau tak meminta make up yang membuat lelaki lain kagum dengan kecantikanmu, kenapa dan kenapa... kini ku tahu kemuliaan hatimu..
Maafkan aku wahai istriku jika selama satu tahun ini ku belum bisa membahagiakanmu dan semoga Allah selalu menggantikanmu kebahagiaan lahir batin dunia dan akhirat kelak..
Selamat Hari Pernikahan Kita..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar